<div style='background-color: none transparent;'></div>
InstaForex
Home » » Tenatang ECN ( Electronic Currency Network)

Tenatang ECN ( Electronic Currency Network)

by ibra 

Tentang ECN (Electronic Currency Network)

    Electronic Currency Network kalau diartikan secara harfiah adalah jaringan/network elektronik mata uang, jadi merupakan suatu jaringan yang berfungsi untuk melakukan transaksi mata uang dan dilakukan secara elektronis. Masih belum jelas? Nah mari saya ajukan satu pertanyaan terlebih dahulu, pernahkah Anda bertanya bagaimana sih sebenarnya penentuan harga kurs misalnya antara Rupiah (IDR) dengan US Dollar (USD), bagaimana sih mekanismenya harga 1 USD = 9000 IDR bisa berubah menjadi 9500 IDR ataupun turun, bagaimana sih cara menentukan harga itu? Mekanisme tersebut namanya adalah mekanisme pembentukan harga.


    Electronic Currency Network merupakan sebuah sistem transaksi forex yang pembentukan harganya terjadi di pasar/market.Artinya bukan pialang yang menentukan harga di platform tetapi benar-benarh harga yang terjadi di market forex saat ini. Pihak yang terlibat adalah bank-bank, institusi keuangan, swasta, pemerintah, dan juga investor ritel dankelompok melalui pialang. Semua mengajukan harga untuk membeli dan menjual sesuai kepentingan masing-masing, baik untuk tujuan spekulasi, lindung nilai atau pun transaksi ekspor impor. Para pihak bertransaksi dalam suatu jaringan tidak terpusat melalui jaringan elektronik.

    Sebagai contoh kita melihat kurs Rupiah - US Dollar di bank. Biasanya di bank kita bisa melihat kurs beli dan jual US Dollar, waktu artikel ini ditulis kurs US Dollar adalah 1 USD = 10.800 Rupiah. Biasanya muncul di papan kurs seperti di bawah ini :

    Beli 10.800 - Jual 11.500

    Dan kita ketahui bersama Beli atau Jual yang dimaksud adalah dari sisi bank, jadi bank mau beli dollar hanya di harga 10.800 dan mau jual dollar di harga 11.500. Artinya Bank hanya mau membeli US Dollar dari kita dengan harga 10.800 rupiah untuk setiap 1 USD dan Bank bersedia menjual US Dollar pada kita dengan harga 11.500 rupiah untuk setiap 1 USD. Ini konsep yang sama yang anda lihat platform forex trading Anda yaitu harga di Bid dan Ask. Dengan selisih antara 10.800 dengan 11.500 disebut spread. Besar juga yah spreadnya? 700 rupiah dalam kasus ini.

    Pialang ECN adalah pialang yang memfasilitasi para investornya untuk bertransaksi pada jaringan ECN tersebut, tanpa ada dealing desk sebagai pool transaksi sebelum disalurkan ke market. Sekarang apa bedanya perusahaan pialang ECN dengan non ECN? Transparansi Market! Maksudnya pada pialang ECN kita dapat mengakses market secara langsung atau sering disebut Direct Market Access (DMA). Tapi bagaimana bisa membedakan secara pasti mana yang ECN dan yang bukan?

    Berikut merupakan karakteristik pialang ECN

    * Spread tidak tetap/ tidak fixed tapi spread sesuai market, pada pialang ECN kadang kita bisa menemukan spread sebesar 0.5 point. Hal ini jugalah yang menyebabkan pialang ECN PASTI mengenakan Biaya Transaksi karena mereka tidak melakukan mark up/down untuk harga di market, penghasilan mereka hanya dari Biaya Transaksi. (Spread adalah selisih antara Nilai Jual dan Beli)

    * Tidak mengenal hedging / mempunyai posisi Buy dan Sell pada pair mata uang yang sama, jika Anda memiliki posisi Buy 5 lot pada EURUSD dan kemudian membuka posisi Sell 2 lot pada pair yang sama, maka yang terjadi adalah posisi Buy akan ditutup 2 lot dan tersisa Buy 3 lot. Namun Anda masih bisa melakukan cross hedging (hedging pada mata uang lain yang pergerakannya searah) atau dilakukan pada account terpisah
    * Tidak ada pembatasan minimum point untuk Stop Loss ataupun Taking Profit, selisih 1 point juga dapat dilakukan dimana pialang non ECN memberlakukan pembatasan Stop Loss atau Taking Profit, yaitu harus minimum sekian point dari harga market,
    * Tidak adanya Deal Desk yang berfungsi sebagai perantara antara investor dan market, yang sangat berpengaruh terutama jika market sedang ‘hectic’ (bergerak cepat) sehingga order Anda ditolak.
    * Mengizinkan bahkan menganjurkan Scalping sedangkan pialang non ECN seringkali melarang trader melakukan Scalping (trading dengan target profit rendah untuk setiap transaksi 2-15 point)

    Jika di atas adalah karakteristik pialang ECN, maka pertanyaan berikutnya adalah keuntungannya trading pada pialang ECN apa?

    * Break Even Point (BEP) semakin rendah, Spread sesuai market tidak dimarkup/down sehingga lebih kompetitif. Ini sangat besar pengaruhnya jika Anda trading dengan metode scalping (target profit kecil), Anda akan tetap mendapatkan keunggulan dibandingkan pialang tanpa biaya transaksi namun sebenarnya menggunakan markup/down dari harga market sebenarnya
    * Anda dapat melakukan Scalping, tentunya ada alasan mengapa scalping dilarang,coba tebak
    * Kecepatan eksekusi order karena tidak adanya Dealing Desk, hal ini berguna terutama saat market sedang bergejolak (hectic) dimana umumnya order tidak bisa masuk / ditolak.
    * Transparansi Harga dan Volume, Anda tahu dan dapat melihat langsung bahwa order Anda disalurkan langsung ke Market sehingga tidak ada Resiko pialang mengalami mismanagement transaksi, terutama jika transaksi Anda besar.
    * Tidak ada pembatasan order harus minimum sekian point dari harga market untuk stop loss, trailing stop, limit.
    * Jika Anda memiliki dana besar maka Anda dapat benar-benar menggerakkan harga di market

    Semoga pengetahuan ini bermanfaat bagi anda semua.
Share this article :

0 comment:

Poskan Komentar

 
Copyright © 2011. trading online . All Rights Reserved
Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Advertise with Us | Site map
Template Modify by Creating Website. Inpire by Darkmatter Rockettheme Proudly powered by Blogger