<div style='background-color: none transparent;'></div>
InstaForex
Home » » Indeks KOSPI, Leading Indicator Bursa Asia

Indeks KOSPI, Leading Indicator Bursa Asia

oleh Darly Guppi
Monennews - Indeks KOSPI memiliki arti penting bagi dunia ketimbang mobil, saham atau perangkat dapur. KOSPI adalah indikator penuntun (leading indicator) dari kinerja bursa saham Asia. Fitur teknikal dari indeks Korea menjadi acuan taktik trading di bursa Taiwan, Singapura dan Hong Kong.

KOSPI terlihat pulih dari pola grafik dominan terdahulu. Hal ini penting untuk dipahami karena berpengaruh terhadap perilaku indeks saat ini.


Grafik teknikal yang dominan adalah pola head and shoulder. Neckline pada pola tersebut terbentuk antara level terendah bulan Maret dan level terendah bulan Juni. Pola ini berkembang selama lebih dari 7 bulan. Jarak antara garis leher dan kepala kemudian diukur. Lalu hasilnya diproyeksikan ke arah bawah dari titik tengah neckline untuk menghitung target penurunannya. Dari sana didapat titik target di dekat area 1680, yang tercapai pada bulan Agustus.

Sejak Agustus, KOSPI sudah bergerak dalam pola konsolidasi pemulihan. Sifat pola ini menentukan perilaku breakout sekaligus target kenaikannya. Level konsolidasi resisten muncul di kisaran sempit antara 1900 dan 1950. Level 1900 adalah titik support/ resistance terdahulu.

Perilaku konsolidasi membentuk pola ascending triangle. Pergerakan konsisten ke atas 1900 akan membentuk target baru dekat 2200.



Hubungan antara Guppy Multiple Moving Average memperlihatkan pola test dan retest ketika breakout berlanjut. GMMA jangka panjang (tergambar sebagai kelompok garis MA berwarna merah) menunjukkan pemikiran investor. Ketika kelompok itu terpisah mengindikasikan penguatan tren. GMMA jangka panjang sudah mengalami kompresi, namun belum berbalik naik. Kompresi pada grup indikator jangka panjang mengartikan bahwa tekanan jual mereda. Pra-kondisi ini dibutuhkan untuk mencapai keberhasilan menembus level 1900.

Penembusan seperti ini biasanya mencakup kompresi pada GMMA jangka pendek, seiring kepercayaan tinggi trader yang mendorong rally lebih tinggi. Gap antara short-term dan long-term GMMA menjadi tertutup.

Pola-pola grafik menyediakan latar kondisi untuk analisa. Hubungan antar indikator membantu menemukan pola perilaku investor dan trader. Hal ini mengawali keberlangsungan uptrend seiring penurunan tingkat volatilitas secara bertahap. Artinya sama dengan rally dan koreksi yang lebih lambat dan menyediakan solusi trading jangka pendek yang lebih bisa tertata. Perilaku rally dan koreksilebih lanjut diperkirakan muncul sebelum breakout benar-benar terbentuk. Bagus bagi trader, tetapi tidak untuk investor.

Penurunan nilai dari garis uptrend dekat 1850 tetap sejalan dengan keberlangsungan pola triangle breakout. Grafik ini menunjukkan bullish dengan uptrend yang berlanjut.

(dim/art)

Share this article :

0 comment:

Poskan Komentar

 
Copyright © 2011. trading online . All Rights Reserved
Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Advertise with Us | Site map
Template Modify by Creating Website. Inpire by Darkmatter Rockettheme Proudly powered by Blogger