<div style='background-color: none transparent;'></div>
InstaForex
Home » » Forex alfians

Forex alfians

Forex alfians


Strategi Trading Tanpa Signal

Posted: 16 Nov 2012 07:09 AM PST


Trik ini berupa cara melakukan trading dengan pending order type Stop pada 1 pair saja dengan nilai order yang sama besar ( Misalnya pair GBP/USD dengan Quantity masing-masing 1000), biasanya cukup baik mulai dilakukan di pagi hari sekitar jam 5-6 pagi WIB ketika market belum bergerak, misalnya untuk pair GBP/USD dengan posisi bid :1.9420 dan offer: 1.9425 caranya sbb:
> Buatlah pending order type "Buy Stop" sekitar 15 pips diatas offer atau di: 1.9440
> Buatlah pending order " Sell Stop" sekitar 15 pips di bawah Bid atau di : 1.9405

Setelah ini anda tinggal menunggu market bergerak, Jika harga bergerak naik atau turun salah satu order anda akan tercapai dan ada 2 kemungkinan yang akan terjadi yaitu:
1. Jika harga bergerak lurus misal naik terus /turun terus maka salah satu order anda akan aktif. jika harga bergerak naik terus maka pending order "Buy Stop" anda akan aktif , dan kalau sudah profit bisa anda close, Lalu segera batalkan (Cancel) pending order "Sell stop" anda.
Sebaliknya, jika harga turun terus maka "Sell Stop" anda yang akan aktif dan bila sudah profit bisa anda close. Segera batalkan pending order "Buy stop" anda. Untuk order pagi hari biasanya bisa di close sekitar pukul 8-9 pagi.

2. Kemungkinan kedua jika harga bergerak naik-turun sehingga kedua pending order anda aktif maka akan terjadi minus (-40 pips) dan posisi order anda berlawanan arah ( Hedging), Posisi ini akan aman biar berapapun harga bergerak sebab jika 1 order profit maka order lain akan minus dan sebaliknya.
Jika terjadi seperti ini, anda harus menunggu sampai pasar bergerak cukup jauh menembus salah satu order. misalnya jika harga sudah naik cukup besar dan jenuh/ada tanda mau turun maka anda bisa close order "Buy" yang sudah profit, lalu tunggu order "Sell" anda sampai berkurang minusnya dan di close, yang penting adalah meminimalisir nilai minus/loss/rugi menjadi sekecil mungkin. Untuk kasus seperti ini bisa kita tunggu sampai sore atau malam baru bisa close.

Analisa Forex Dengan Pivot Fibonacci

Posted: 16 Nov 2012 07:07 AM PST

Analysa Pivot Fibonacci, yach yang selama ini kita kenal adalah analisa pvot point, tapi kali ini berbeda dengan analisa yang di miliki oleh agan denmassdeddy yaitu analisa Pivot Fibo.


Pivot ini berbahan dasar fibonacci dengan berbagai komposisi, makanya saya beri nama Pivot Fibo, atau bahasa gaulnya PIVOT anti BOcor.

Cara Kerja :
1. Apabila pergerakan grafik pada sesi Asia cenderung berada diatas pivot, maka dia akan cenderung mendobrak R1 dan terhenti di R2, jarang skali nembus sampai R3 dalam kondisi apapun.
2. Apabila pergerakan grafik pada sesi Asia cenderung berada dibawah pivot, maka dia akan cenderung mendobrak S1 dan terhenti di S2, jarang skali nembus sampai S3 dalam kondisi apapun.
3. Enak banget buat masang TP.
Seandainya tembus ke R3 ataupun S3 batas toleransinya sekitan 20 pips.

Berikut contoh prediksi untuk hari Senin, 12 Nopember 2012 :
* Pada sesi Asia GU terlihat akan melakukan retrace ke level harga 1.5935.
* Pada sesi Amrik GU akan mendobrak S2 di level harga : 1.5826

Jadi :
* Sell limit : 1.5936
* Sell : 1.5910
* TP : 1.5826

Zona Euro Kembali Resesi

Posted: 16 Nov 2012 06:54 AM PST


Zona euro kembali tergelincir ke resesi akibat krisis utang kawasan yang terus berlanjut dan mengganggu permintaan.
Data statistik terbaru Eurostat menunjukkan ekonomi 17 negara zona euro berkontraksi 0,1% diantara Juli dan September, setelah menyusut 0,2% dalam tiga bulan sebelumnya.
Zona euro terakhir mengalami resesi di tahun 2009, ketika ekonomi berkontraksi selama lima kuartal berturut-turut.
Berita resesi ini mengemuka hanya sehari setelah jutaan pekerja di Eropa menggelar aksi menentang kebijakan penghematan.
Di Spanyol, Italia dan Portugal, aksi berakhir dengan kekerasan.
Sejumlah negara seperti Yunani yang telah mendapatkan dana bantuan dari lembaga pemberi pinjaman internasional, ekonominya terus menyusut.
Sementara negara ekonomi besar seperti Spanyol telah mengeluarkan kebijakan pemangkasan anggaran pengeluaran dalam upaya untuk menghindari permintaan dana bantuan.
"Hal ini (jatuh ke resesi) sepenuhnya telah diperkirakan karena kebijakan penghematan digabungkan dengan pertumbuhan dunia yang melambat dan aktifitas yang turun dramatis di Jerman dan Belanda,'' kata Steen Jakobsen, kepala ekonomis Saxo Bank.
"Beberapa hari terakhir telah menciptakan momentum baru untuk perubahan besar dalam kebijakan pemasukan, karena sampai pekan ini, ketegangan sosial bukan bagian dari persamaan. Sepertinya nada telah berubah secara dramatis.''
Resesi sebelumnya berlangsung tahun 2008 akibat krisis keuangan yang dalam, dimana bank mendapat dana bantuan akibat dari investasi buruk di produk keuangan atau properti, seperti di Spanyol dan Irlandia.
Kebijakan penghematan di banyak negara, kebanyakan di Eropa, memadukan peningkatan pajak dengan pemangkasan gaji, pensiun dan layanan sosial.
Kebijakan memangkas utang pemerintah yang besar, memberi tekanan bagi ekonomi yang telah lemah dan semakin mendorong mereka ke resesi.
Angka statistik yang dikeluarkan dalam sepekan terakhir menunjukkan ekonomi Spanyol berkontraksi 0,3% diantara Juni dan September dan Portugal sebesar 0,8%.
Prancis dan Jerman masih tumbuh
"Beberapa hari terakhir telah menciptakan momentum baru untuk perubahan besar dalam kebijakan pemasukan."
Steen Jakobsen
Sementara produk domestik bruto Prancis naik 0,2% di kuartal ke tiga dibandingan dengan tiga bulan sebelumnya. Tetapi kuartal sebelumnya direvisi turun menjadi -0,1% dari nol, demikian menurut badan statistik Prancis Insee.
''Produksi barang dan layanan di Prancis, ekonomi terbesar kedua Eropa, meningkat, setelah stagnan selama lima kuartal,'' kata Insee.
Ekonomi terbesar zona euro, Jerman, masih berkembang, meski pertumbuhan terpengaruh oleh krisis utang.
Ekonomi Jerman tumbuh 0,2% di bulan Juli hingga September, turun dari 0,3% di kuartal sebelumnya dan 0,5% dalam tiga bulan pertama di tahun ini.
Pertumbuhan Jerman didorong utamanya oleh ''permintaan asing'', demikian penjelasan badan statistik federal Jerman, Destatis.
Tidak seperti rekan-rekannya dalam 17 negara zona euro, Jerman bisa menghindar dari dampak terburuk krisis yang telah mengancam pembubaran blok ini.
Sampai sekarang, Jerman masih diuntungkan dari pelemahan euro, membuat ekspornya lebih bersaing di luar zona euro.
Bagaimanapun, bulan lalu pemerintah Jerman memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi di tahun 2013 dari 1,6% menjadi 1%, akibat penyusutan krisis zona euro dan pelemahan pertumbuhan di negara berkembang di Asia dan Amerika Latin.
Produk domestik bruto Jerman tahun 2010 mencapai 4,2% dan 3% di tahun 2011.
Tetapi, konsumen Jerman tetap belanja.
''Konsumsi baik dari rumah tangga dan pemerintah lebih tinggi ketimbang di kuartal kedua ketika ada perubahan harga,'' kata Destatis
kompas.com
Share this article :

0 comment:

Poskan Komentar

 
Copyright © 2011. trading online . All Rights Reserved
Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Advertise with Us | Site map
Template Modify by Creating Website. Inpire by Darkmatter Rockettheme Proudly powered by Blogger