<div style='background-color: none transparent;'></div>
InstaForex
Home » » Forex alfians

Forex alfians

Forex alfians


OECD : Ekonomi Global Hanya Tumbuh 1.4%

Posted: 28 Nov 2012 07:30 AM PST


Pertumbuhan ekonomi global untuk 2013 diperkirakan akan mengalami penurunan tajam.
Menurut Organisasi untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (OECD) pertumbuhan ekonomi dunia tahun depan hanya 1,4% bukan 2,2% seperti perkiraan sebelumnya.

OECD mengatakan krisis utang di negara-negara dengan mata uang euro masih menjadi ancaman terbesar dalam pertumbuhan ekonomi global.
Organisasi yang antara lain beranggotakan negara-negara terkaya di dunia ini menegaskan diperlukan kebijakan yang tegas untuk mencegah dunia kembali masuk ke jurang resesi.
Selain krisis utang di Eropa, OECD secara khusus juga mencermati fiscal cliff di Amerika Serikat.
Persoalan Yunani
Istilah tersebut dipakai untuk mengacu pada pemotongan anggaran dan kenaikan pajak yang ditujukan untuk mengurangi utang pemerintah AS, yang mulai diterapkan Januari 2013.
"Persoalan fiskal di AS, jika benar-benar menjadi kenyataan, bisa menyebabkan dunia mengalami resesi," ujar Angel Gurria, sekjen OECD.
Laporan OECD dikeluarkan hari Selasa (27/11) hanya beberapa jam setelah Uni Eropa dan Dana Moneter Internasional (IMF) setuju untuk kembali mengeluarkan pinjaman untuk Yunani.
Perdana Menteri Yunani, Antonis Samaras, memuji kesepakatan yang telah ditunggu-tunggu ini, dengan menyebutnya sebagai lembaran baru Yunani.
Namun pihak oposisi mengatakan kesepakatan Uni Eropa, IMF, dan Yunani tidak lebih dari kompromi setengah hati.

Status Palestina di PBB, Negara Pendukung dan Menolak

Posted: 28 Nov 2012 06:41 AM PST


Associated Press melaporkan ada sejumlah negara kunci yang akan memberikan dukungan peningkatan status Palestina di Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB).

Negara-negara pendukung

Rusia: Mungkin setuju, sebagaimana mendukung keanggotaan Palestina di Badan Kebudayaan PBB, UNESCO. Menlu Rusia mengatakan, "Percaya bahwa warga Palestina memiliki hak untuk langkah tersebut. Kami berharap pemimpin Palestina telah memperhitungkan kemungkinan konsekuensi dari tindakan tersebut,"

Prancis: Setuju. Menlu Perancis Laurent Fabius membuat pengumuman, "Dalam kasus apapun, itu hanya melalui perundingan (tanpa syarat dan segera dilakukan Palestina dan Israel), kita akan mampu merealisasikan sebuah negara Palestina," ujarnya, Selasa.

Cina: Setuju. Menlu Cina menegaskan kembali dukungan untuk aspirasi rakyat Palestina di PBB selama pertemuan dengan utusan Palestina, Jumat lalu.

Spanyol, Norwegia, Denmark dan Swiss: semua mengumumkan pada Rabu, akan memilih ya untuk Palestina dalam pemungutan suara di Majelis Umum PBB 29 November esok.  Pemerintah Swiss bahkan menyebut status tersebut sebuah perubahan baik konstruktif maupun pragmatik.

Austria: Mungkin setuju. Kantor berita Austria mengabarkan Kemenlu menyatakan Austria akan memilih untuk mendukung.

India: setuju

Negara kunci yang menolak

AS: menolak

Jerman: Mungkin tidak atau abstain. "Perdamaian abadi di wilayah tersebut hanya dapat dicapai jika Israel dan Palestina kembali ke meja perundingan untuk mencapai kesepakatan akhir atas solusi dua negara," ujar pernyataan kementerian luar negeri.

Negara yang belum jelas menentukan pilihan atau abstain

Inggris: Tidak jelas. Inggris pun abstain saat keanggotaan Palestina di UNESCO. Namun Inggris sebelumnya telah didesak untuk mendukung Palestina mengingat negara tersebut memiliki tanggung jawab atas sejarah suram Palestina. Inggris bahkan sempat memberikan persyaratan akan memberi dukungan status asalkan Palestina tak bergabung pada Pengadilan Kejahatan Internasional (ICC) dan berkomitmen melanjutkan perundingan dengan Israel. -

Australia: Perdana Menteri Australia Julia Gillard menyatakan Australia akan abstain. Namun ia mengatakan pada parlemen, "kebijakan bipartisan di partai-partai besar parlemen ini mendukung Israel, mendukung perdamaian di Timur Tengah, mendukung dua negara di Timur Tengah," ujar Gillard.

Status Palestina, Didukung 2/3 Majlis Umum PBB

Posted: 28 Nov 2012 06:39 AM PST


Berdasarkan perkembangan terbaru, beberapa negara kunci memberi suara untuk Palestina. Sehingga, dua per tiga anggota Majelis Umum PBB dipastikan akan memberikan suara setuju untuk status baru Palestina di PBB.

Artinya, Palestina dipastikan akan memenangkan suara dan akan meraih status baru dari non-member menjadi observer state dalam keanggotaan PBB. Warga Palestina memprediksi suara PBB pada 29 November mendatang akan mendukung negara mereka. Tanggal tersebut disiapkan menjadi tanggal yang begitu bersejarah bagi pengakuan kemerdekaan Palestina di PBB.

Mengingat status baru tersebut akan berdampak pada diakuinya entinitas negara Palestina. Tanggal 29 November pun merupakan Hari Internasional Solidaritas Rakyat Palestina yang dicanangkan PBB. Tanggal 29 November pula, PBB memberikan pembagian Palestina dan membentuk Israel.

Sebagaimana dikabarkan, Palestina tengah meminta peningkatan status dari non-member menjadi observer state di dalam keanggotaan PBB. Majelis Umum PBB akan membahas hal tersebut pada Kamis (29/10) besok.

Palestina butuh suara dua per tiga anggota majelis umum untuk meraih peningkatan status tersebut. Berbeda dengan Dewan Keamanan PBB, Majelis Umum PBB tak memiliki veto. Resolusi hampir dipastikan dengan persetujuan.

Majelis Umum PBB dengan anggota 193 negara didominasi olaeh negara yang bersimpati terhadap perjuangan Palestina. Sementara resolusi hanya membutuhkan suara mayoritas dari mereka. Hingga saat ini, 132 anggota telah mengakui negara Palestina.

Dengan pengakuan PBB, Palestina akan mendapat klaim atas wilayah Tepi Barat, Jalur Gaza dan Yerussalem Timur. Ketiga wilayah tersebut diambil alih Israel dalam Perang Timur Tengah tahun 1967. Namun Israel telah menarik diri dari Gaza pada tahun 2005.
Share this article :

0 comment:

Poskan Komentar

 
Copyright © 2011. trading online . All Rights Reserved
Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Advertise with Us | Site map
Template Modify by Creating Website. Inpire by Darkmatter Rockettheme Proudly powered by Blogger