<div style='background-color: none transparent;'></div>
InstaForex
Home » » Forex alfians

Forex alfians

Forex alfians


Harga Emas Terus Turun, Tak Mampu Tembus 1.700

Posted: 24 Jan 2013 06:07 PM PST


Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange (NYMEX) ditutup lebih rendah pada Kamis (Jumat pagi WIB), karena data positif ekonomi global membantu mengurangi daya tarik logam sebagai "safe haven".

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Februari turun 16,8 dolar AS, atau 1,0 persen, menjadi menetap di 1.669,9 dolar AS per ons.
Emas turun 6,5 dolar AS, atau 0,4 persen, menjadi menetap di 1.686,7 dolar AS per ons pada Rabu, memberikan kembali lebih dari keuntungannya yang dibuat pada Selasa.

Emas sekali lagi gagal menembus tingkat psikologis 1.700 dolar AS. Kontrak emas telah sekali-kali mencoba melewati tingkat tersebut sejak pertengahan Desember, menurut analis pasar.

Di sisi ekonomi, data Kamis yang sebagian besar positif, kemungkinan menumpulkan beberapa daya tarik emas sebagai "safe haven" (tempat berlindung yang aman).
Para pengamat mengatakan, klaim awal pengangguran AS yang lebih baik dari perkiraan pada Kamis meningkatkan spekulasi bahwa Federal Reserve AS bisa menghapus pelonggaran lebih cepat sehingga menekan emas.

Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan, klaim awal untuk tunjangan pengangguran turun 5.000 menjadi 330.000 disesuaikan secara musiman dalam pekan yang berakhir 19 Januari. Itu tingkat terendah untuk klaim awal sejak Januari 2008, menurut laporan.

Juga pada Kamis, Morgan Stanley memangkas prospek untuk rata-rata harga emas 2013 sebesar 4,0 persen menjadi 1.773 dolar AS per ons. "Kami tetap bullish pada prospek harga emas pada 2013 meskipun terjadi tekanan jual baru-baru ini dipicu oleh kekhawatiran pasar bahwa antisipasi pengetatan kebijakan moneter AS bisa lebih awal dari sebelumnya."

Perak berjangka Kamis berakhir dengan kerugian untuk pertama kalinya dalam delapan sesi. Terhadap latar belakang itu, perak untuk pengiriman Maret turun 71,7 sen, atau 2,21 persen, menjadi ditutup pada 31,722 dolar per ons.

2017, Inggris Keluar dari Uni Eropa?

Posted: 24 Jan 2013 07:13 AM PST


Pemerintah Inggris memutuskan untuk melangsungkan referendum nasional untuk memastikan keanggotaan di Uni Eropa. Perdana Menteri David Cameron mengatakan referendum akan diadakan minimal dua tahun mendatang.

"Sudah saatnya orang-orang di Inggris memiliki hak unutk memutuskan untuk bertahan atau tidak," kata dia, seperti dilansir Reuters, Rabu (23/1).

Cameron memberikan batas waktu hingga 2017 mendatang untuk memastikan keputusannya tersebut. Menurutnya, peta politik domestik tidak mendukung London bertahan di komunitas Benua Biru.

Cameron juga kehilangan akal dan dukungan untuk meyakinkan Partai Buruh, pengusungnya di parlemen, untuk tetap berada di Uni Eropa. Wacana hengkang sebenarnya sudah muncul lama. Ketika benua Eropa menjadi pesakitan lantaran kegagalan ekonomi.

Hal tersebut menjadi hantaman seirus bagi organisasi kerjasama negara-negara kawasan. Beberapa negara anggota bahkan terancam bangkrut. Negara-negara sehat seperti Inggris, Jerman, dan Prancis berusaha untuk menstabilkan kondisi tersebut.

Melalui kerjasama likuiditas, negara-negara tersebut menggelontorkan dana tidak sedikit kepada negara-negara yang terancam. Seperti Yunani, Spanyol, Portugal, dan Polandia.

Namun langkah tersebut malah memicu reaksi negatif di negara-negara donor. Misalnya masyarakat Inggris yang merasakan kerugian dari kesalahan pengelolaan ekonomi di negara orang lain.

Hal tersebut memaksa pemerintah mempertimbangkan untuk hengkang dari kelompok 27 negara itu.

Plaform Hutang, Kongres AS Setujui Untuk 3 Bulan

Posted: 24 Jan 2013 05:08 AM PST


Kongress AS di tingkat DPR telah menyetujui penghapusan plafon utang sampai tanggal 19 Mei, sehingga kapasitas pinjaman pemerintah AS secara otomatis naik untuk mencukupi keperluan pembayaran Departemen Treasury AS.

Legislatif DPR AS yang dikontrol oleh partai Republik akhirnya menyetujui kebijakan tersebut dengan voting 285 berbanding 144. Sementara Pimpinan mayoritas Senat Harry Reid menyatakan legislative di tingkat MPR akan menyetujui kebijakan tersebut secepatnya tanpa adanya perubahan.

Administrasi Obama juga telah menyatakan bahwa undang-undang untuk menambah kapasitas pinjaman pemerintah AS untuk sementara tersebut akan segera ditanda-tangani oleh Presiden.
Share this article :

0 comment:

Poskan Komentar

 
Copyright © 2011. trading online . All Rights Reserved
Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Advertise with Us | Site map
Template Modify by Creating Website. Inpire by Darkmatter Rockettheme Proudly powered by Blogger