<div style='background-color: none transparent;'></div>
InstaForex
Home » » Forex alfians

Forex alfians

Forex alfians


Wall Street jatuh hentikan rekor penutupan beruntun

Posted: 09 May 2013 07:25 PM PDT


Saham-saham di Wall Street jatuh pada Kamis (Jumat pagi WIB), karena para investor menguangkan keuntungan mereka setelah secara beruntun ditutup pada rekor tertinggi.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 22,50 poin (0,15 persen) menjadi 15.082,62.

Indeks berbasis luas S&P 500 turun 6,02 poin (0,37 persen) menjadi 1.626,67, menghentikan pencetakan rekor penutupan baru selama lima hari berturut-turut.

Indeks komposit teknologi Nasdaq merosot 4,10 poin (0,12 persen) menjadi 3.409,17.

Penurunan ini terjadi ketika laporan laba perusahaan tampak bervariasi dan bertepatan dengan dolar AS menembus tingkat perdagangan penting terhadap yen, melampaui 100 yen untuk pertama kalinya dalam empat tahun.

"Dalam 90 menit terakhir dari sesi perdagangan, ekuitas mengalami volatilitas karena dolar AS menguat di atas ambang batas teknis penting terhadap yen Jepang yang mendorong saham lebih rendah," kata Charles Schwab & Co dalam sebuah catatan pasar.

Art Hogan dari Lazard Capital Markets mengabaikan korelasi antara dolar yang kuat dan ekuitas lemah, dan mengaitkan penurunan moderat pada Kamis terutama pada "kelelahan" pasar setelah reli dalam beberapa hari terakhir.

Michael James dari Wedbush Morgan Securities mengatakan pedagang juga telah berspekulasi bahwa Ketua Federal Reserve Ben Bernanke mungkin mengindikasikan penarikan stimulus selama penampilan publik di Chicago, Jumat.

Perusahaan minyak Apache Corp. gagal memenuhi proyeksi laba, namun naik 4,8 persen setelah mengumumkan rencana untuk melakukan divestasi 4,0 miliar dolar AS asetnya pada akhir 2013, 2,0 miliar dolar AS akan digunakan untuk membeli kembali 30 juta saham.

Perusahaan kupon daring (online) Groupon naik 11,5 persen setelah melaporkan laba yang memenuhi harapan dan pendapatan 601,4 juta dolar AS, lebih dari perkiraan 588,9 juta dolar AS.

Produsen mobil listrik Tesla melonjak 24,0 persen setelah labanya mencapai tiga kali lipat perkiraan, dan menaikkan proyeksi jumlah mobil yang akan dikirimkan pada 2013.

Harga obligasi jatuh. Imbal hasil pada obligasi pemerintah AS 10-tahun naik menjadi 1,81 persen dari 1,76 persen pada akhir Rabu, sementara imbal hasil pada obligasi 30-tahun meningkat menjadi 3,00 persen dari 2,98 persen. Harga obligasi bergerak terbalik terhadap imbal hasil. demikian AFP.

Minyak Turun, Pasokan Berlimpah di New York

Posted: 09 May 2013 07:24 PM PDT


Harga minyak mentah turun di New York pada Kamis (Jumat pagi WIB), karena para investor khawatir tentang pasokan AS yang berlimpah dan dolar menguat terhadap euro dan yen.

Kontrak utama New York, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juni, berakhir pada 96,39 dolar AS per barel atau turun 23 sen dari penutupan Rabu.

Namun harga penutupan minyak mentah light sweet tersebut berbalik naik atau "rebound" dari terendah harian Kamis pada 95,35 dolar AS barel.

Patokan Eropa, minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Juni, naik 13 sen menjadi menetap di 104,47 dolar AS per barel di perdagangan London.

Bill Baruch dari iiTrader.com mengatakan bahwa pasar New York mencapai "resistensi utama" dengan garis tren di bawah 97 dolar AS di tengah kekhawatiran pasar tentang kelebihan pasokan dengan persediaan minyak AS pada rekor tertinggi.

"Kami sekarang ini sedang melihat untuk konsolidasi," katanya.

WTI berbalik naik pada akhir perdagangan karena selera baru investor terhadap risiko melanda pasar keuangan, kata Bob Yawger dari Mizuho Securities.

Dolar "sangat kuat pada sore hari dan minyak naik," kata Yawger. "Secara umum, ini bukan cara kerjanya."

Tindakan itu dilakukan setelah dolar, terangkat oleh data pekerjaan AS yang menggembirakan, menembus tingkat 100 yen untuk pertama kalinya dalam lebih dari empat tahun dan meningkat sedikit terhadap euro.

Dolar yang lebih kuat cenderung mengurangi permintaan untuk minyak mentah yang dihargakan dalam dolar dari pembeli yang memegang mata uang lemah, demikian AFP. (antaranews.com)

Wall Street Terus Menguat ke Rekor Baru

Posted: 09 May 2013 07:22 PM PDT


Saham-saham di Wall Street melanjutkan kenaikan mereka ke rekor tertinggi baru pada Rabu (Kamis pagi WIB), didorong data ekonomi positif dari Jerman dan China.

Indeks Dow Jones Industrial Average melompat 48,92 poin (0,32 persen) menjadi 15.105,12, lapor AFP.

Indeks berbasis luas S&P 500 naik 6,73 poin (0,41 persen) menjadi 1.632,69, rekor tertinggi kelimanya berturut-turut.

Indeks komposit teknologi Nasdaq naik 16,64 poin (0,49 persen) menjadi 3.413,27.

Kenaikan terjadi pada hari yang tenang untuk berita ekonomi dan bisnis AS. Namun, sentimen investor didorong oleh data produksi industri Jerman yang positif dan ekspor China yang lebih tinggi.

"Para investor individu memperoleh kembali kepercayaan diri," kata Alan Skrainka, kepala investasi di Cornerstone Wealth Management.

Investor memilih saham karena "secara umum ekonomi mulai lebih baik" serta "kurangnya alternatif" untuk investasi, kata Skrainka.

Anggota Dow, McDonald turun 1,3 persen setelah melaporkan penurunan penjualan 0,6 persen dibandingkan April. Di sisi positif, perusahaan mengatakan penjualannya di AS naik 0,7 persen.

Microsoft kehilangan 1,0 persen setelah perusahaan mengatakan akan merevisi sistem operasi Windows 8-nya menyusul keluhan pelanggan.

Tim sepak bola Inggris yang tercatat di Nasdaq, Manchester United turun 1,8 persen setelah manajer tim legendarisnya Alex Ferguson secara mengejutkan mengundurkan diri. Ferguson memimpin MU selama 26 tahun di mana tim memenangkan beberapa kejuaraan.

Pembuat game video dan komputer Electronic Arts melonjak 17,1 persen setelah menargetkan keuntungan 2014 sebesar 1,20 dolar AS per saham, 10 sen lebih tinggi dari perkiraan para analis.

JC Penney naik 7,4 persen meskipun menjelang laporan laba memperingatkan bahwa pihaknya mengantisipasi penurunan pendapatan 16,4 persen dan penurunan 16,6 persen pada penjualan toko-tokonya.

Whole Foods Market naik 10,1 persen karena peingkatan 21 persen dalam pendapatan bersihnya dan kenaikan 6,9 persen dalam penjualan toko-tokonya. Perusahaan juga mengumumkan pemecahan nilai saham (stock split) dua-untuk-satu.

Harga obligasi naik. Imbal hasil pada obligasi pemerintah AS 10-tahun turun menjadi 1,76 persen dari 1,78 persen pada Selasa, sementara imbal hasil pada obligasi 30-tahun merosot ke 2,98 persen dari 3,00 persen. Harga obligasi bergerak terbalik terhadap imbal hasil. (A026) (antaranews.com)
Share this article :

0 comment:

Poskan Komentar

 
Copyright © 2011. trading online . All Rights Reserved
Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Advertise with Us | Site map
Template Modify by Creating Website. Inpire by Darkmatter Rockettheme Proudly powered by Blogger