<div style='background-color: none transparent;'></div>
InstaForex
Home » » Forex alfians

Forex alfians

Forex alfians


Fed Mungkin Akan Tunda Taper Hingga 2014

Posted: 08 Nov 2013 05:32 PM PST

oleh :Zulfirman Basir, Senior Researcher and Analyst monexnews

Drama politik AS memang telah berakhir setelah parlemen menyetujui untuk mengakhiri government shutdowns dan menaikan plafon utang Paman Sam. Senat dan Kongres AS akhirnya setuju menormalkan kembali aktivitas pemerintahan Obama hingga 15 Januari dan menaikan plafon utang AS hingga 7 Februari 2014. Namun, kesepakatan yang dicapai lebih bersifat solusi sementara dan bukanlah solusi permanen atas masalah utang AS.

Adanya pembatasan waktu atas pendanaan pemerintah dan plafon utang berarti AS dan dunia harus bersiap menghadapi drama politik kembali di awal tahun 2014. Dengan masalah utang AS yang belum terselesaikan maka ini mungkin dapat menunda Federal Reserve untuk memulai kurangi program pembelian obligasi (taper) hingga pertengahan tahun 2014.

Pertemuan Federal Reserve di bulan September silam dapat digunakan sebagai petunjuk untuk pertemuan bank sentral AS di bulan Oktober dan Desember mendatang. Kekhawatiran atas masalah fiskal AS merupakan salah satu alasan Fed tidak mengubah program pembelian obligasi pada pertemuan September. Dan jangan lupa, dengan QE III (Quantitative Easing) juga diluncurkan tahun lalu untuk mengamankan pemulihan ekonomi AS di tengah berlarutnya masalah fiskal AS.

Kecil kemungkinan Fed mulai tapering pada pertemuan 29-30 Oktober mendatang setelah government shutdowns AS menunda publikasi serangkaian data ekonomi AS yang diperlukan Fed untuk menilai keefektifan program QE-nya. Presiden Fed of Dallas, Richard Fisher, bahkan sinyalkan tidak akan mendukung pengurangan program pembelian obligasi di pertemuan Oktober. Sikap Fed's Fisher ini perlu dicermati karena Fisher merupakan salah satu petinggi Fed yang enggan bank sentral AS memberikan stimulus untuk waktu lebih lama.

Tapering di pertemuan Fed pada 17-18 Desember mendatang juga kecil kemungkinannya. Waktunya terlalu dekat dengan negosiasi kenaikan plafon yang akan mulai hangat menjelang penutupan tahun 2013. Government shutdows selama 16 hari sejak awal Oktober juga dapat mengurangi tenaga pemulihan ekonomi AS untuk beberapa bulan mendatang. Ini tentunya akan menjadi pertimbangan bagi Ben S. Bernanke untuk tidak mengubah program pembelian obligasinya menjelang masa pensiunnya.

Tapering mungkin akan dimulai secepatnya pada akhir kuartal pertama 2014 jika parlemen AS berhasil menaikan plafon utang dan hindari government shutdowns kembali pada awal tahun 2014. Pimpinan Fed yang baru, Jenet Yellen, terkenal dengan sikap dovishnya dan dengan ketidak-pastian masalah fiskal AS maka Yellen mungkin tidak akan tergesa-gesa untuk memulai tapering.

Kekhawatiran atas potensi drama politik AS kembali mungkin akan membuat Federal Reserve untuk lebih berhati-hati memutuskan waktu yang terbaik untuk mulai kurangi stimulus. Ini dapat mencegah potensi kejatuhan tajam harga emas. Emas cukup terpukul sejak awal tahun seiring pasar mulai antisipasi tapering Fed dan membaiknya kondisi ekonomi dunia. Jadi jika Fed menunda tapering untuk waktu yang lebih lama maka ini dapat memberikan sentimen positif untuk logam mulia hingga awal tahun 2014. Meski demikian, potensi rally terbatas mengingat tidak begitu banyaknya katalis pemicu rally. Berlanjutnya perbaikan ekonomi global akan membatasi daya tarik emas sebagai asset safe-haven.



Analisa Teknikal

Pada grafik harian, pola candle stick "hammer" dapat memberikan peluang kenaikan bagi emas. Namun, potensi kenaikan mungkin terbatas seiring emas masih diperdagangkan di bawah Moving Average (MA) 50-100-200 dan di bawah trendline (garis hijau). Waspadai aksi profit-taking ketika emas menguji MA 100 ($1328), MA 50 ($1343), dan area trendline ($1356). Hanya level penutupan harian di atas trendline ($1356) yang dapat membuka peluang rally menguji resistance berikutnya $1375 (harga tertinggi 19 September) dan level psikologis $1400. Penurunan di bawah $1270 dapat digunakan sebagai area untuk kembali membeli emas dengan stop-loss $1245. 

Non-Farm Payrolls Tekan Emas, Anjlok 2,2% Dalam Sepekan

Posted: 08 Nov 2013 05:29 PM PST

Monexnews - Emas anjlok ke level terendah tiga pekan, ditutup dibawah $1.300 per ons, akibat data non-farm payrolls AS naik lebih tinggi dari prediksi pada bulan Oktober, mieingkatkan spekulasi Federal Reserve akan mengurangi stimulus moneter pada akhir tahun ini.

Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan perekonomian AS menambah sebanyak 204.000 tenaga kerja pada bulan Oktober, mengikuti revisi naik pada bulan September menjadi 163.000, lebih banyak dari estimasi sebelumnya. Para ekonom sebelumnya memperkirakan ekonomi AS akan menciptakan 125.000 pekerjaan pada bulan Oktober.

Emas anjlok 2,2% selama satu pekan yang berakhir 8 November, dan telah anjlok hampir 24% sepanjang tahun ini, dan menuju penurunan tahunan untuk pertama kalinya dalam 13 tahun terakhir akibat hilangnya kepercayaan investor terhadap emas sebagai lindung nilai setelah terlihat perbaikan kondisi perekonomian akan mendorong Federal Reserve untuk mengurangi pembelian obligasi senilai $85 miliar per bulan.

Emas pada hari Jumat ditutup pada level $1.286,55 per troy ons, dengan level tertinggi harian $1.313,75 dan terendah $1.281,50

Pemicu Dollar AS Bergerak Mantap

Posted: 08 Nov 2013 05:25 PM PST

NEW YORK -- Kurs dolar mencetak kenaikan yang mantap terhadap euro pada Jumat (Sabtu pagi WIB), setelah laporan pertumbuhan pekerjaan yang cukup kuat memicu harapan Federal Reserve bisa segera mulai mengurangi stimulus moneternya yang besar.
Euro jatuh menjadi 1,3368 dolar pada sekitar 22.00 GMT (Sabtu pukul 05.00 WIB), turun dari 1,3414 dolar pada waktu yang sama Kamis (7/11). Dolar melonjak menjadi 99,04 yen dari 98,02 yen. Euro juga lebih kuat terhadap mata uang Jepang, naik menjadi 132,40 yen dari 131,50 yen.
"Para investor membeli dolar secara agresif didukung laporan penggajian," kata Kathy Lien dari BK Asset Management.
Departemen Tenaga Kerja mengatakan ekonomi Amerika Serikat menambah 204.000 pekerjaan pada Oktober, dua kali lipat apa yang diramalkan para analis, dan merivisi dua bulan sebelumnya menambahkan 60.000 pekerjaan lainnya.
Share this article :

0 comment:

Poskan Komentar

 
Copyright © 2011. trading online . All Rights Reserved
Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Advertise with Us | Site map
Template Modify by Creating Website. Inpire by Darkmatter Rockettheme Proudly powered by Blogger